Artikel
Trending

KA Faperta Bahas Upaya Kontribusi Bantu Petani di Masa Pandemi

Menyikapi dampak pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya bagi sektor pertanian, para alumni Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman yang tergabung dalam KA Faperta Unsoed menggelar diskusi virtual membahas kecukupan bahan pangan, anjloknya harga hingga antisipasi kemarau yang saat ini tengah menjadi isu nasional. Diskusi dilaksanakan pada Minggu, 10 Mei 2020 yang diikuti oleh puluhan alumni Faperta Unsoed dengan berbagai latar belakang profesi meliputi akademisi, praktisi, dan pemerintahan.

Narasumber Diskusi yaitu Kepala Subbagian Pelaporan dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Badan Ketahananan Pangan Kementerian Pertanian Dr. Tedy Dirhamsyah, SP, MAB yang merupakan alumni Faperta Unsoed angkatan 1991 menyampaikan data terkini stok bahan pangan pokok, tantangan petani di masa dan pasca pandemi, hingga peluang kontribusi KA Faperta untuk membantu petani.

Guru besar sekaligus pakar pertanian nasional Prof Totok Agung mendorong agar KA Faperta dapat berperan membantu petani yang saat ini kesulitan menjual hasil panen dengan harga di atas Harga Pokok Produksi (HPP). “Keberpihakan KA Faperta membantu petani dengan menyerap hasil panen berbagai komoditas bahan pangan yang harga jualnya anjlok dengan harga di atas pasaran yang tidak menguntungkan petani, akan sangat bermanfaat bagi petani. Dari sisi produksi, kini saatnya membuat terobosan memanfaatkan setiap jengkal lahan untuk memproduksi bahan pangan,” tuturnya.

“Keberpihakan KA Faperta membantu petani dengan menyerap hasil panen berbagai komoditas bahan pangan yang harga jualnya anjlok dengan harga di atas pasaran yang tidak menguntungkan petani, akan sangat bermanfaat bagi petani. Dari sisi produksi, kini saatnya membuat terobosan memanfaatkan setiap jengkal lahan untuk memproduksi bahan pangan,”

Prof Totok Agung, Guru besar sekaligus pakar pertanian nasional

Fenomena anjloknya harga bahan pangan di berbagai daerah turut disampaikan oleh para praktisi yang tergabung dalam KA Faperta . Rudi Purwadi, pengusaha bidang pertanian menyampaikan peran KA Faperta saat ini sangat diharapkan karena petani tengah berada dalam posisi yang memprihatinkan dari sisi harga jual produk yang dikhawatirkan dapat melemahkan daya tanam petani ke depannya. Tedy Dirhamsyah melanjutkan, hal yang perlu diwaspadai ke depan yaitu kemarau panjang yang akan memengaruhi pasokan bahan pangan.

Diskusi KA Faperta Bahas Upaya Kontribusi Bantu Petani di Masa Pandemi, pada Minggu (10/05/2020)

Diskusi berlangsung hangat dengan berlanjut membahas peluang-peluang kontribusi yang dapat dilakukan KA Faperta  baik di sisi produksi maupun pemasaran baik di saat harga panen anjlok maupun kelangkaan pasokan saat kemarau panjang. Ketua Umum KA Faperta  S.H. Sutarto menyampaikan dalam waktu dekat akan mengakselerasi rencana tindak lanjut yang dapat diimplementasikan oleh KA Faperta.

Show More

Related Articles

Back to top button