Artikel

UNSOED berkolaborasi dengan PT MHS bantu petani melalui Program Teaching Industry

Sebar benih perdana bersama PT Mandala Hamonangan Sude dengan petani Poktan Guyub di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga pada hari Kamis (9/1/2020). Program Teaching Industry Universitas Jenderal Soedirman memberikan harapan baru bagi petani melalui program kemitraan produksi padi Inpago Unsoed 1. PT. Mandala Hamonganan Sude sebagai pelaksana kegiatan teaching industry  telah berkerja sama dengan beberapa poktan dan gapoktan di Kabupaten Purbalingga.
“Program Teaching Industry bertujuan untuk proses pembelajaran produksi pertanian bagi mahasiswa dan kegiatan bisnis yang berorientasi keuntungan. Pola kerja sama dengan petani merupakan kegiatan business to business supaya masing-masing pihak mendapatkan keuntungan secara wajar. Selain bisnis petani akan mendapatkan pendampingan dan alih teknologi budi daya pertanian khususnya padi untuk peningkatan produksi” demikian disampaikan Ir. Suprayogi, MSc., PhD selaku direktur program Teaching Industry UNSOED.
Ir. Suprayogi, MSc., PhD lebih lanjut menyampaikan bahwa UNSOED berkerja sama dengan PT. Mandala Hamonangan Sude dalam melaksanakan kegiatan bisnis produksi beras dan benih hasil-hasil penelitian UNSOED untuk dikembangkan secara komersial. Melalui kerja sama ini, diharapkan UNSOED mendapatkan keuntungan langsung baik secara material maupun branding yang lebih luas. Bukan hanya padi yang sdh menjadi varietas unggul nasional, tetapi juga galur-galur potensial lain yang sudah dihasilkan para pemulia padi di Fakultas Pertanian UNSOED juga dapat berkembang.


“Petani Poktan Guyub dan Pemerintah Desa menyambut baik program kerja sama ini. Mudah-mudahan secara langsung dapat meningkatkan pendapatan petani dengan peningkatan produksi padi bagi petani di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga” demikian yang disampaikan Suwondo, Kepala Desa Kedugjati. Petani yang tergabung dalam Gapoktan Subur sangat terbuka dan menyambut baik berbagai pihak sebagau upaya peningkatan produksi dan produktifitas lahan di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja.
“Melalui kerja sama produksi padi, petani akan mendapatkan kemudahan berbagai hal. Mulai dari benih padi unggul Inpago Unsoed 1, pembinaan dan pendampingan selama produksi, alih teknologi pengendalian hama penyakit dan kami siap menampung hasil panen dengan harga lebih tinggi saat panen dari pada harga pasaran setempat”, disampaikan Ir. Akhmad Saefudin selaku penanggungjawab kegiatan dari PT. Mandala Hamonangan Sude.
Kerja sama dengan petani mitra di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga diproteksi mencapai luasan 10-15 ha yang akan dikonsentrasikan di 3 desa, yaitu Desa Kedungjati, Desa Bukateja dan Desa Bajong. Kegiatan sebar benih perdana sebagao tanda awal dilakukan kegiatan bersama.(MUN Kafaperta/SUDE/201).

Show More

Related Articles

Back to top button